HOME FOLLOW ABOUT EDU LOVE CONTACT FB INSTA

Bersyukur lebih susah dari Bersabar

Bersyukur kadang kala lebih tinggi makamnya dari bersabar. Ramai orang dapat besabar, tapi belum tentu yang bersabar itu dapat nikmat bersyukur.

Sebab apa?

Syukur bukan sekadar lafaz alhamdulillah, tp ianya merangkumi apa yang kita perlu lakukan. Itu namanya benar-benar bersyukur. Dalam bersyukur, ada tugas, ada tanggungjawab iaitu kita terpaksa mengguna dan mengorbankan segala nikmat yang Allah beri ke jalan Allah.

Nikmat yang kita dapat, perlu di tadbir, di urus, dan digunakan di jalan yang betul.

Sebagai contoh:

Sebut alhamdulillah tapi tak solat? Benarkan bersyukur? Jika benar bersyukur, gunakan nikmat kaki,tangan,badan untuk melawan nafsu malas dan kerjakan solat.

Banyak lagi contoh nikmat yang lain yang boleh kita fikirkan.

Manusia, mudah lupa diri bila mendapat nikmat,  menggunakan nikmat tersebut di jalan yang sia-sia, atau lebih berat ke jalan maksiat.

Macamana pulak dengan sabar? Tak ada tugasan dalam bersabar, cukup menahan perasaan. Dalam bersabar, tak ada bahaya menyalahguna nikmat Allah ke jalan yang salah, tapi yang dituntut hanyalah menjaga dan mendidik hati supaya dapat menerima ketentuan Allah dan berbaik sangka. Kebanyakan manusia paling senang utk tahan  sungguh-sungguh perasaan dan sebut "nak buat macamana, sabar je lah.."

Berbeza dengan syukur tadi, ada tindakan yang perlu di lakukan, jika benar-benar bersyukur.

Anda boleh sabar untuk menanggung kemiskinan, tapi jika anda bersyukur, anda akan gunakan nikmat anggota badan untuk berkerja dan berusaha menjadi kaya.


Rupanya bersyukur itu lebih berat dari bersabar ya.. :')

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...